Sumber: freepik.com

Migrasi hosting memerlukan pertimbangan yang matang dari semua segi, baik harga dan fitur yang ditawarkan oleh hosting lama dengan yang baru. Terkadang terdapat kendala yang menyebabkan website menjadi berantakan akibat kontrol panel di hosting lama dan baru tidak saling kompatibel.

Biasanya sebagian besar orang memilih untuk pindah hosting akibat adanya pelayanan yang buruk dari provider hosting sebelumnya. Misalkan saja website sering mengalami down, layanan support yang kurang memuaskan, jarang tersedia promo, dan lain-lain. Cara transfer hosting dapat dilaksanakan dengan mudah, asalkan kamu memahami informasi dengan tepat.

Pengertian Migrasi Hosting

Migrasi hosting adalah proses pemindahan seluruh isi hosting yang berupa website, database, dan juga data pada email menuju ke hosting yang baru. Hal tersebut dapat berarti adanya perpindahan dari server satu ke server lainnya. 

Memindahkan suatu hosting memang masih menjadi momok menakutkan bagi pemilik website. Pastinya pemiliknya tidak ingin website yang sudah dibangun sejak lama menjadi amburadul akibat pemindahan hosting. Pastikan kamu untuk berkonsultasi terlebih dahulu tentang kompatibilitas antara kontrol panel yang sekarang dengan kontrol panel di hosting yang baru.

Alasan Melakukan Migrasi Hosting

Setiap pemilik website yang memindahkan websitenya dari hosting lama ke hosting baru pasti memiliki alasan tersendiri. Jika tidak ada yang bermasalah pada suatu layanan yang provider hosting berikan, maka klien tidak mungkin berpindah ke provider hosting lainnya. Kendala yang dialami biasanya tidak hanya terjadi sekali, tetapi berulang kali sampai klien sudah tidak betah.

Baca juga : wordpress hosting

Support hosting yang kurang responsif juga bisa sangat berdampak pada penurunan trafik website. Itu disebabkan oleh adanya masalah klien yang tidak cepat ditangani. Beberapa hal lain yang bisa sangat mengganggu kenyamanan klien saat menggunakan layanan hosting adalah downtime lebih dari 0.1%, tidak dapat mengirim dan menerima email, atau website sering dihack.

Kamu tahu sendiri bahwa seluruh kendala tersebut harusnya dapat ditangani oleh tim teknis suatu provider hosting. Apabila tidak langsung tertangani dengan baik, maka jangan heran bila ada banyak klien yang kabur dan pindah hosting.

Periksa Hosting yang Baru

Kamu jangan tergiur oleh kata free pindah hosting yang ditawarkan oleh suatu provider hosting. Pengecekan secara cermat harus dilakukan, agar terhindar dari penyesalan pemindahan website. Pastikan kamu memahami setiap poin fitur yang ditawarkan provider kepada kliennya. Beberapa hal yang perlu untuk diperiksa, diantaranya:

1.    Periksa Data di Provider Hosting Lama

Memeriksa data adalah hal yang perlu dilakukan pertama kali sebelum menerapkan cara transfer hosting dan domain. Melewatkan langkah yang satu ini sangat beresiko, karena bisa-bisa nanti terjadi kerusakan data saat memindahkan data dari server satu ke yang lainnya. Masalah lain yang mungkin timbul adalah mengalami kesalahan upload website pada hosting yang baru.

Kesalahan tersebut dapat dicegah dengan mengecek data dan melakukan back up data secara rutin. Melakukan backup dapat membantu proses pemindahan website menjadi tanpa masalah. Kamu bisa saja memanfaatkan fitur berupa temporary backup untuk menyimpan file sementara.

2.    Periksa Status Hosting yang Lama

Sebelum memutuskan untuk pindah hosting murah, kamu perlu periksa apakah status hosting memungkinkan pemindahan dapat berlangsung segera. Pastikan juga pada saat pemindahan hosting, website yang dimiliki saat ini masih dalam kondisi aktif. Apabila kamu terkena suspend akibat telat membayar, maka kamu perlu melunasi seluruh tagihan yang ada sebelum pindah hosting.

Pastikan melakukan proses pemindahan sebelum jatuh tempo pembayaran hosting yang lama. Intinya kamu harus merencanakan secara matang sampai ke tanggalnya dengan tepat ketika berniat melakukan migrasi hosting.

3.    Periksa Register Nama Domain

Tahapan ketiga yang harus kamu periksa adalah register domain dari website yang akan ditransfer. Apabila kamu berniat melakukan migrasi hosting, maka disarankan juga untuk melakukan migrasi domain ke provider yang baru. Pada saat proses pindah hosting dan domain akan menggunakan kode khusus yang biasa disebut dengan Kode epp.

Kode epp tersebut keberadaannya untuk mengamankan saat proses transfer domain berlangsung. Biasanya kode epp tersebut dapat diperoleh dari DNS management di provider kamu membeli domain lama.

Namun, kamu bisa saja hanya melakukan pemindahan hosting saja tanpa memindahkan domain. Apabila itu yang terjadi pada kasus kamu, maka kamu hanya perlu melakukan setting IP Address domain dan tempat IP Address provider yang baru.

Migrasi Hosting DomaiNesia

Kamu sudah tidak betah menggunakan layanan hosting yang dahulu, akibat sering mengalami downtime. Tidak perlu pusing-pusing cari kemana-mana lagi, karena kamu bisa saja langsung melakukan pemindahan hosting menuju ke DomaiNesia. Provider hosting ini menyediakan uptime 99.99% dan sering menawarkan diskon bagi klien yang migrasi hosting ke DomaiNesia.

Kamu hanya perlu datang ke bagian Migrasi hosting untuk pindah hosting lama ke baru. Sisanya isi seluruh informasi yang diperlukan sampai selesai dan pilih lokasi data center yang diinginkan. Kemudian hanya perlu klik tombol bertuliskan Migrasikan Hosting Saya untuk memulai proses migrasi.






Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post

7 comments:

  1. Menarik juga nih mas untuk dipahami. Terlebih bagi yang sedang ingin migrasi, Setidaknya bisa jadi panduan penjelasan tentang hosting diatas.😊

    ReplyDelete
  2. Terima kasih buat infonya Mas, cukup berguna nih jika suatu saat ada masalah dengan provider hosting dan ingin pindah hosting.

    ReplyDelete
  3. Selama proses transfer itu apakah website masih bisa diakses tidak ya?

    ReplyDelete
  4. Kode epp itu saya masih awam banget
    Kalau provider sering down itu benar-benar bikin jengkel

    ReplyDelete
  5. I was looking at some of your posts on this website and I conceive this web site is really instructive! Keep putting up.. offshore hosting provider

    ReplyDelete
  6. saya pernah pindah hosting ribet banget bang
    akhirnya minta tolong teman yang lebih ahli dan koneksi inetnya juga lancar

    ReplyDelete

 
Top