Upaya menggiatkan olahraga bersepeda sekaligus menekan tingkat polusi mendorong Bahar Rozikin, warga Desa Sekar Kurung, Gresik, Jawa Timur, merancang sepeda bertenaga surya.



Sepeda itu mampu melaju dengan kecepatan 30 kilometer per jam.

Untuk menampung sinar matahari, alumnus Institut Teknologi Surabaya itu menempatkan dua panel surya, yang mampu menghasilkan listrik setara 100 watt. Listrik tersebut disimpan pada tiga unit aki di bawah jok sepeda.

Dengan sinar matahari yang melimpah, pengendara tidak perlu khawatir sepeda akan kehabisan tenaga. Sehingga, ia bisa bersepeda tanpa banyak keluar tenaga.

Meski upaya itu telah menunjukkan hasil positif, Bahar berniat akan terus menyempurnakan rancangan sepedanya itu. Cita-cita Bahar adalah menjadikan sepeda bertenaga surya itu sebagai kendaraan alternatif bagi masyarakat.

Untuk membuat sepeda itu, karyawan bengkel perbaikan genset itu menghabiskan dana sekitar Rp 6 juta. Bahar membutuhkan waktu selama tiga bulan untuk menuntaskan pekerjaan itu.



indonesiaberprestasi

2 comments:

 
Top