Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menyabet gelar juara Festival Animasi Tingkat Nasional Kelompok Mahasiswa atau "Edunimasi" 2011.



Praktisi Komunikasi Massa yang menjadi salah satu dewan juri, Albert Kuhon mengatakan, karya mahasiswa ITS yang berjudul "Mimpi Menjadi Nyata" itu mampu menyingkirkan dua karya lainnya di kelompok mahasiswa.

Kedua karya yang berhasil dikalahkan yakni karya berjudul "Seribu Satu Candi" dari Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, dan "Si Gatot" dari Sekolah Tinggi Teknik Surabaya (STTS).

Lomba pembuatan video klip animasi tentang edukasi berdurasi 120 detik itu diikuti 857 peserta yang terbagi ke dalam beberapa kelompok, yakni untuk sekolah menengah kejuruan (SMK), lembaga kursus dan pelatihan (LKP), dan mahasiswa.

"Lomba ini berlangsung sejak Mei 2011 dan mendapat sambutan yang menggembirakan dari masyarakat," kata Albert, Rabu (5/10/2011), di Nusa Dua, Bali.

Dalam empat bulan terakhir, lomba yang diselenggarakan Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini, Non-Formal, dan Informal Kementerian Pendidikan Nasional yang dipublikasikan melalui www.edunimasi.com itu mendapatkan 44.105 kunjungan dari 4.741 orang dengan 4.111 aktivitas berbagi (sharing) oleh audiens melalui media sosial Facebook, Twitter, dan lainnya.

Untuk kelompok SMK, juara pertama diraih oleh pelajar SMK Bina Informatika, Tangerang Selatan, Banten, dengan karya berjudul "Sang Penulis Mimpi". Setelah itu, pelajar SMK Negeri 4 Garut, Jawa Barat, dengan judul "Si Oplet Ingin Sukses" sebagai juara kedua dan SMK Negeri 1 Cimahi, Jawa Barat, melalui karyanya "Setinggi Langit" terpilih sebagai juara ketiga.

Pada kelompok LKP, juara pertama direbut LKP Palcomtech, Palembang dengan karya animasi berjudul "Bosan Jadi Pegawai" dan juara kedua dari karya LKP Surabaya berjudul "Piqobono".

Lomba yang bertemakan "Keselarasan Pendidikan dengan Dunia Kerja" itu bertujuan untuk menyosialisasikan pentingnya penyelarasan pendidikan dengan dunia kerja.

Selain Dr Ir Albert Kuhon, dewan juri terdiri dari Prof Dr Nunung Prajarto (guru besar komunikasi FISIP UGM Yogyakarta), Ir Baroto Tavip Indrojarwo MSi (Ketua Jurusan Teknik Industri ITS Surabaya), Dr Ir Sri Gunani Pratiwi (ITS), dan Dr Maria Anityasari.

"Ini merupakan lomba animasi tingkat nasional yang pertama kali di Indonesia. Lomba seperti ini harus dipertahankan dan diselenggarakan secara rutin guna merangsang perkembangan komunitas animator yang bisa mendukung pertumbuhan industri animasi Indonesia," kata Albert.

Para finalis yang terdiri dari 12 kelompok itu diundang ke Bali guna mendapatkan pembekalan materi tentang penyelarasan pendidikan dengan dunia kerja dan beragam materi teknis serta non-teknis mengenai pembuatan animasi.

Nunung Prajarto memberikan apresiasi yang tinggi terhadap tingkat kreativitas peserta dalam mengemas pesan pentingnya penyelarasan antara pendidikan dengan dunia kerja. Ia mengajak peserta meningkatkan kemampuan berkreasi membuat animasi, baik dalam hal teknis pembuatan, maupun dalam penyusunan konsep dan hal-hal non-teknis lainnya.



kompas

0 comments:

Post a comment

 
Top