Logo terbaru Google, untuk hari ini, 9 Mei 2012, membawa imajinasi kita kembali ke tahun 1922, di mana almarhum Howard Carter untuk pertama kalinya menemukan makam firaun Mesir, Tutankhamun.

Andai Howard Carter masih hidup, dia akan berumur 138 tahun hari ini, dan tentu akan menyukai Doodle tersebut.

Howard Carter (9 May 1874 – 2 March 1939), seorang arkeolog dan ahli Egyptology (ilmu yang mempelajari sejarah, bahasa, kebudayaan, literatur, agama, dan seni Mesir Kuno) dari Inggris. Dia menjadi terkenal setelah menemukan makam Tutankhamun, firaun Mesir dari dinasti ke-18 dari era dalam sejarah Mesir Kuno yang disebut Kerajaan Baru, yang memerintah sampai tahun 1323 Sebelum Masehi.

Setelah bertahun-tahun tanpa hasil penggalian yang memuaskan di daerah yang dinamakan Lembah Para Raja di Mesir, pada tanggal 4 November 1922, Carter dan timnya menemukan tangga yang membawanya ke makam Tutankhamun.

Pada tanggal 26 November, dia bersama dengan penyandang dana Lord Carnarvon, anak perempuan Lord Carnarvon, dan anggota timnya yang lain berhasil masuk ke dalam makam tersebut, dan menemukan harta berupa benda-benda yang terbuat dari emas dalam keadaan belum terjamah.

Menurut Wikipedia, sejauh ini makam Tutankhamun merupakan makam firaun yang paling baik dan utuh yang pernah ditemukan di Lembah Para Raja.

Selama berbulan-bulan kemudian, arkeolog Inggris tersebut pun membuat katalog dari barang-barang yang ditemukan di ruang depan makam tersebut.

Hingga pada tanggal 16 Februari 1923, Carter dan timnya membuka pintu tertutup ruangan makam berikutnya, dan menemukan peti mati firaun yang terbuat dari batu.

Dokumentasi mengenai makam dan ribuan benda-benda peninggalan bersejarah tersebut terus dilakukan sampai tahun 1932.

Setelah penemuannya yang mengemparkan kalangan arkeolog tersebut, Howard Carter menyatakan pensiun dari penggalian arkeologi dan menjadi agen paruh waktu untuk museum dan kolektor, termasuk di antaranya, Cleveland’s Museum of Art dan Detroit Institute of Arts.

Berkunjung ke Amerika pada tahun 1924, dan memberikan ceramah di kota-kota besar Amerika, termasuk New York City. Dilaporkan ceramah dihadiri oleh banyak orang, yang membuat Amerika dilanda demam Egyptomania.

Howard Carter meninggal pada tanggal 2 Maret 1939 di Kensington, London pada usia 64, setelah menderita limfoma, sejenis kanker yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh.



warta

1 comments:

  1. Kisah sang Firaun pun sampai sekarang masih maenjadi contoh buat semua orang, ternyata makamnyapun diketemukan untuk jadi pelajaran buat manusia generasi sekarang.

    ReplyDelete

 
Top